Mahasiswaku dari Tahun ke Tahun

Kamis, 07 Februari 2008

Isue 4 : Kebutuhan ruang terbuka dan sosialisasi penduduk kota

Kalau kita berjalan-jalan minggu pagi di Kota Bandung, kita perhatikan kebutuhan penduduk kota akan ruang terbuka untuk jalan-jalan, belanja atau sekedar kumpul-kumpul. Perhatikan di Gasibu, Tegallega, Arcamanik atau di jalan pasteur penuh orang jalan-jalan.
Pemerintah kelihatannya belum memiliki perhatian terhadap hal ini. Jalan Surapati dengan jalan layangnya yang seharusnya berfungsi sebagai jalan arteri dipenuhi para pedagang, sehingga jalan ini praktis tidak bisa dilewati di setiap minggu pagi.

Penelitian yang bisa dilakukan :
  1. Ruang terbuka hijau seperti apa yang diperlukan penduduk kota ? Kita perlu tahu aspirasi penggunanya.
  2. Dimana dan syarat-syarat seperti apa yang diperlukan untuk sebuah ruang terbuka hijau untuk sosialisasi penduduk kota ?
  3. Bagaimana peran Mall-mall untuk wadah sosialisasi penduduk kota ? kita lihat remaja kumpulnya di mall-mall dan ibu-ibu setiap minggu pagi senam pagi di halaman mall.
  4. Hutan kota ? rasanya menjadi seperti mimpi untuk memiliki hutan kota ? Tetapi kota-kota besar dunia seperti Newyork punya hutan kota, Gubernur Rafles buat hutan kota di Singapura dan di Bogor. Kenapa kita tidak bisa ?

Wah ini rasanya mendesak di Kota Bandung dan kota-kota lainnya. Kebutuhan ruang berlatih bagi pengendara sepeda motor dan mobil. Saya masih heran, kenapa berlatih mobil bisa di jalan umum dengan cukup memberi tulisan "Latihan" ? apakah ini tidak berbahaya bagi yang berlatih dan pengguna jalan ?
Mestinya kita punya tempat khusus untuk latihan dan ujian SIM. Di jakarta fasilitas ini terdapat di Senayan. Ini bisa menjadi studi banding untuk pengembangan penelitian kebutuhan tempat latihan berkendaraan.

Tidak ada komentar: